Terrible Tongue

Ask me anything   Twitter   

What do you expect?

ka,

maaf karena ade menghalau cahaya kaka. ade (pada dasarnya memang) kegelapan ka.

kaka jangan dulu pecah amarah

kaka bole bunuh ade kalau kaka suka. tak sulit ka bunuh gelap sekecil ade

ade tak suka pula jadi gelap,
ka…

tapi ka… ade harap kaka terima ade.

karena ade percaya pada cahaya kaka, pada (hanya) kaka yang mampu bunuh dan hidupkan ade.

— 1 week ago
akhirnya…

setelah kian lama, akhirnya gadis itu sadar. dia tidak layak dilahirkan.

dia terlalu lemah
terlalu memberi harap pada banyak jiwa, namun tak mampu memberi nyata. gadis itu hidup dalam ilusi, karena langkah kakinya tak pernah mampu untuk bangun.

ia tidak pernah tegar
tidak pernah jujur pada dirinya, tidak jujur pada sekitarnya. ia hanya jujur pada kata-kata.
padahal, apa yang bisa diperbuat kata-kata?

ia adalah gumpalan amarah
ia akan menular pada mereka yang dekat. ia hanya akan membawa depresi. ia hanya akan membawa seluruh yang ruwet.
apakah bahagia hidup yang tidak sederhana itu?

padahal mimpinya adalah hidup bersama ia dan apa yang sederhana.

//

semua yang ada padanya adalah salah; adalah kegagalan. Tuhan apakah dengar?

//

ah kala itu mungkin Tuhan gagal mematikan; biar dia hidup sebagai contoh makhluk yang gagal.

// // // // // // // //

ah sudahlah. tak ada guna membicarakan makhluk — apa? —
yang tak layak dilahirkan

— 1 week ago
Nona,

selamat tidur, nona
hari memang masih siang. namun tidurlah, bukankah kau jauh mencintai siang dibandingkan dengan gelap malam?

selamat tidur, nona
panjangkan lelapmu. biar semua risaumu terangkat ke udara, bahkan jika mungkin, biar kau terangkat dengan lelapmu

selamat tidur, nona
jangan lekas bangun. hari bahkan belum beranjak sore

selamat tidur, nona
jangan pernah bangun. yang terbangun menginginkanmu menangis

selamat tidur,
nona

— 2 weeks ago with 1 note